Skip to main content

Mengapa entrepreneur di Indonesia sedikit? Ini dia alasannya

Entrepreneur (wirausahawan) merupakan orang yang melakukan aktifitas wirausaha yang mempunyai ciri-ciri sebagai orang yang pandai atau berbakat dalam mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun manajemen operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya serta mengatur pemodalam operasinya.

Entrepreneur sangat dibutuhkan untuk setiap negara di dunia ini. Setiap negara maju ditandai dengan jumlah wirausahawan yang mencapai 2% dari total populasinya. Wirausahawan di Indonesia akhir-akhir ini memang sudah semakin banyak. Jumlah wirausahawan di Indonesia sudah mencapai angka 3,1% dari total populasi, yang sebelumnya hanya mencapai angka 1,67%. 

Akan tetapi, mengapa sebelumnya jumlah wirausahawan di Indonesia itu masih sedikit? Berikut beberapa alasan mengapa hal itu terjadi. 

Penyebab entrepreneur yang sedikit di Indonesia
1. Doktrin masa lalu



Indonesia adalah sebuah negara yang dijajah oleh negara lain pada zaman dahulu. Penjajah tidak ingin rakyat indonesia berkembang ataupun menjadi orang yang sukses, sehingga para penjajah mengekang pendidikan rakyat indonesia. Penjajah juga tidak ingin rakyat indonesia menjadi pengusaha. Doktrin ini selalu di tanamkan kepada rakyat indonesia sehingga masih tertanam pada masyarakat indonesia sekarang ini. Sehingga jiwa yang ingin menjadi entrepreneur itu masih terpendam

2. Ketakutan dalam bersaing

Masyarakat indonesia tidak banyak yang ingin menjadi entrepreneur adalah dikarenakan takut kalah dalam bersaing. Mereka takut bahwa modal yang dikeluarkan akan mejadi sia-sia dan tidak akan mendapatkan keuntungan sama sekali. Tidak hanya itu, masyarakat Indonesia juga cendrung untuk tidak mau melakukan persaingan, sehingga ia akan kalah sebelum bertanding.

3. Pendidikan dini tentang entrepreneur yang kurang
Di dunia pendidikan, pengetahuan tentang entrepreneur itu sangat minim, apalagi di jenjang pendidikan SD dan SMP. Oleh karena itu, banyak siswa-siswa yang tidak mengetahui tentang entrepreneur sehingga tidak banyak yang ingin menjadi entrepreneur. Sering kali pengertahuan tentang entrepreneur itu hanya diberikan di jenjang pendidikan SMA dan perkuliahan.

Jadi, apa solusi yang dapat kita lakukan?
1. Melakukan seminar-seminar
2. Memberikan pengetahuan dini tentang entrepreneur
3. Belajar ilmu-ilmu yang dibutuhkan untuk bersaing di bidang entrepreneur
4. Mencari pengalaman yang berhubungan dengan entrepreneur
5. Memberanikan diri untuk menjadi seorang entrepreneur.

Comments

Popular posts from this blog

Cari warnet pertama di kota Medan? Ini dia jawabannya

Warung internet atau lebih sering dikenal dengan Warnet, adalah sebuah jenis usaha yang menyewakan jasa internet bagi pelanggannya (Wikipedia). 

Cara Membuat Lingkaran Dengan OpenGL (Glut)

Membuat sebuah bidang seperti segitiga, segi-empat, dan segi-banyak lainnya merupakan hal yang mudah untuk dilakukan. Tentukan letak x dan y dari masing-masing titik, kemudian menghubungkannya, jadilah sebuah bidang.

Mengenal Primitive Drawing (Algoritma)

Primitive drawing adalah cara yang mudah untuk menggambar pada layar monitor dengan menggunakan teori geometri sederhana. Contoh dari primitive drawing adalah titik, garis, maupun keduanya. Grafika komputer berawal dari grafis primitive (seperti titik, garis, lingkarang ) yang mendeskripsikan objek-objek yang kemudian akan membentuk suatu citra dua dimensi atau tiga dimensi.