Skip to main content

Cari fungsi 7 lapisan OSI dan 4 lapisan TCP/IP? ini dia fungsinya


Komunikasi data dan jaringan komputer, terbagi atas komunikasi data, yaitu proses penyampaian data dan informasi dari suatu pihak ke pihak yang lain secara elektronik Sedangkan jaringan komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya dengan menggunakan protokol komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, software dan juga hardware.

Apa manfaat dilakukannya komunikasi data? Beberapa manfaatnya antara lainnya 
  1. Resource sharing, melalui komunikasi data, memungkinkan satu komputer dengan komputer lainnya untuk berbagi semua sumber daya yang ada dalam jaringan, dan dapat digunakan secara bersama-sama oleh semua anggota jaringan. Sumber daya yang dapat digunakan bersama-sama, sebagai contohnya adalah printer, scanner dan lainnya.
  2. Reliabilitas tinggi, melalui komunikasi data, memungkinkan untuk mendapatkan sumber-sumber alternatif pengganti jika terjadi masalah dengan salah satu perangkat didalam jaringan. Dengan kata lain, jika sesuatu bermasalah, dapat digunakan yang lainnya.
  3. Lebih ekonomis, dengan dua poin diatas, tentu saja akan mengurangi jumlah uang yang digunakan karena sumber daya dapat digunakan bersama, sehingga setiap perangkat tidak perlu mendapatkan sumber daya masing masing.
  4. Media komunikasi, melalui komunikasi data, dua orang yang sedang berjauhan dapat berkomunikasi tanpa terpengaruh oleh jarak. 
Masih banyak manfaat lainnya yang disebabkan oleh komunikasi data yang mungkin kita tidak sadari. 

Dalam melakukan komunikasi data antar komputer ini , diperlukan jaringan komputer. Saat menggunakan komputer, diperlukan sebuah protokol jaringan yang  berguna sebagai aturan-aturan dan perjanjian-perjanjian yang mengatur pertukaran informasi antar komputer. 

Saat suatu sistem komputer yang kompleks dibuat, misalnya untuk perusahaan, dan organisasi, tidak hanya menggunakan satu protokol, tetapi menggunakan sekelompok protokol. 

Mengapa diperlukan protokol? Protokol berguna untuk menangai beragam masalah yang timbul ketika mesin berkomunikasi melalui suatu jaringan data seperti
  • Hardware failure
  • Network congestion
  • Packet delay or loss
  • Data corruption
  • Data duplication or inverted arrival
Kemudian, apa sajakan contoh dari protokol itu? Contoh dari protokol komputer yang ada adalah OSI (Open System Interconnection) dan TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol). 

OSI merupakan sebuah standar protokol jaringan komputer. OSI dikembangkan oleh ISO (international for Standardization) pada tahun 1984. 

Pada model refrensi OSI, fungsi-fungsi protokol dibagi kedalam tujuh layer. Berikut merupakan gambar Model Osi dan komunikasi antar sistem.
Berikut merupakan fungsi dari masing-masing lapisan dari OSI.

  1. Application, adalah lapisan yang berfungsi untuk menyediakan jasa bagi aplikasi pengguna (user application), bertanggung jawab dalam pertukaran data antar program (aplikasi) komputer seperti program email, dan program lainnya yang berjalan di jaringan komputer, menyajikan interface antara aplikasi dan jaringan, mengatur bagaimana sebuah aplikasi dapat mengakses jaringan, membuat pesan-pesan berupa kesalahan pada jaringan, dan menampilkan display dari sebuah jaringan. 
  2. Presentation, adalah lapisan yang bertanggung jawab dalam proses konversi data dan bagaimana format data ketika akan di transfer. Sebagai contoh, format ASCII untuk document berbentuk teks, dan .GIF dan .JPG untuk gambar. Lapisan ini akan membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan enkripsi. Lapisan ini juga berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak di transmisikan oleh aplikasi kedalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. 
  3. Session,  adalah lapisan yang bertanggung jawab untuk menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara, dan mengatur koneksi, dan bagaimana mereka saling terhubung satu sama lainnya. Lapisan ini berfungsi untuk mendefenisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, ataupun dihancurkan. 
  4. Transport, adalah lapisan yang bertanggung jawab untuk membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika "end-to-end" antar terminal, dan menyediakan penanganan error. Lapisan ini berfungsi dalam memecahkan data kedalam paket-paket sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan yang telah di terima, membuat tanda bahwa paket telah diterima, dan juga  mengirimkan kembali paket-paket yang hilang saat proses komunikasi data.
  5. Network, adalah lapisan yang bertanggung jawab dalam menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus di ambil, menjaga antrian trafik di jaringan. Lapisan ini berfungsi untuk mendefenisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan melakukan routing melalui internet-working dengan menggunakan router dan switch lapisan ketiga. 
  6. Data Link, adalah lapisan yang bertanggung jawab untuk menyediakan link untuk data, memaketkannya dalam bentuk frame yang berhubungan dengan hardware kemudian diangkut melalui media komunikasinya, mengatur komunikasi lapisan physical, antara sistem koneksi dengan penanganan error. Lapisan ini berfungsi untuk menentukan bagaimana  bit-bit dikelompokkan menjadi menjadi frame, mengoreksi kesalahan, flow control, pengamatan perangkat keras, dan menentukan bagaimana hardware jaringan terhubung.
  7. Physical, adalah lapisan yang bertanggung jawab dalam proses mengubah data menjadi bit dan mentransfernya melalui media (seperti kabel) dan menjaga koneksi fisik antar sistem. Lapisan ini berfungsi dalam mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan, topologi jaringan dan perkabelan, dan mendefinisikan bagaimana NIC (Network Interface Card) dapat berinteraksi dengan media kabel. 
Lalu bagaimana dengan TCP/IP?

TCP/IP adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar menukar data antar komputer dalam jaringan komputer. 

Berbeda dengan OSI, TCP/IP hanya mempunyai 4 lapisan. Pada OSI, lapisan Application, Presentation, dan Session dijadikan satu pada TCP/IP, yaitu menjadi lapisan Application. Pada OSI dan TCP/IP sama-sama mempunyai lapisan Transport. Pada OSI, lapisan Network dijadikan menjadi  lapisan IP pada TCP/IP. Lalu, lapisan Data Link dan Physical pada OSI dijadikan satu pada TCP/IP menjadi lapisan Network Interface. Hal ini dapat dilihat dari gambar berikut ini. 
Fungsi dari masing masing dari lapisan TCP/IP tidak jauh berbeda dari masing-masing lapisan ISO, sesuai dengan penyusun dari lapisan TCP/IP itu sendiri (berdasarkan lapisan ISO).

Berikut merupakan fungsi dari masing-masing lapisan TCP/IP.
  1. Application, berfungsi untuk menyimpan semua aplikasi yang menggunakan TCP/IP, kemudian membangun hubungan antar komputer, dan memberikan layanan kepada pengguna jaringan. 
  2. Transport, berfungsi untuk mengatur terjadinya komunikasi antar komputer. 
  3. IP (Internet Protocol), berfungsi untuk mencari jalur terbaik untuk pengiriman data, dan bertanggung jawab dalam proses pengiriman paket ke alamat yang tepat.
  4. Network Interface, berfungsi untuk mengirim dan menerima data dari media fisik dan ke media fisik seperti kabel, serat optik dan media lainnya.
Setiap lapisan, baik ISO maupun TCP/IP diperlukan dalam proses komunikasi data. Jika hal ini tidak ada, maka komunikasi data tidak akan terjadi. 

Comments

Popular posts from this blog

Cari warnet pertama di kota Medan? Ini dia jawabannya

Warung internet atau lebih sering dikenal dengan Warnet, adalah sebuah jenis usaha yang menyewakan jasa internet bagi pelanggannya (Wikipedia). 

Cara Membuat Lingkaran Dengan OpenGL (Glut)

Membuat sebuah bidang seperti segitiga, segi-empat, dan segi-banyak lainnya merupakan hal yang mudah untuk dilakukan. Tentukan letak x dan y dari masing-masing titik, kemudian menghubungkannya, jadilah sebuah bidang.

Mengenal Primitive Drawing (Algoritma)

Primitive drawing adalah cara yang mudah untuk menggambar pada layar monitor dengan menggunakan teori geometri sederhana. Contoh dari primitive drawing adalah titik, garis, maupun keduanya. Grafika komputer berawal dari grafis primitive (seperti titik, garis, lingkarang ) yang mendeskripsikan objek-objek yang kemudian akan membentuk suatu citra dua dimensi atau tiga dimensi.